Posted by: mauliantidewi on: December 2, 2007
Berdasarkan http://www.depdagri.go.id , “Angka pengangguran terbuka pada 2007 diperkirakan mencapai 12,7 juta jiwa, sehingga jumlah penduduk miskin akan mencapai 45,7 juta jiwa”
Kalau kamu adalah salah satu di antara 12.7 juta itu, apa yang akan kamu lakukan sekarang?
Jawaban yang pasti adalah terus cari pekerjaan. Tapi saya yakin, pasti ada jawaban lain yang lain dari itu.
Jobless atau pengangguran, atau apalah istilahnya, bisa jadi pilihan atau terpaksa begitu. Bisa jadi karena kesempatan yang belum ada, padahal sudah kirim lamaran kesana kemari. Mungkin jika ada profesi baru, melamar bisa dibilang sebuah profesi. hehehehe becanda ya :p. Tenang pren, kamu gak sendiri. Saya salah satu dari kalian. Disini saya tidak akan membahas kenapa saya memilih untuk berhenti kerja, saya ingin berbagi apa yang saya sedang lakukan untuk kembali mencari pekerjaan. Saya juga ingin tau apa yang teman – teman lakukan dalam kondisi jobless. Mungkin ide atau sharing dari teman – teman bisa jadi inspirasi untuk teman – teman lain yang senasib.
Silahkan anda menjawab pertanyaan saya, mengenai apa yang anda lakukan jika menjadi pengangguran. Sementara anda masih memikirkan jawabannya, saya berbagi sedikit apa yang saya lakukan.
1. Keep Trying
Selalu berusaha mencari pekerjaan. Mulai dari mencari di koran sabtu dan minggu, browsing internet, sampai tanya kanan-kiri-depan-belakang.
2. Lakukan hal baru
Maksudnya begini, coba melamar di bidang yang belum pernah dilakukan. Entah ini karena hopeless atau nekad ya? heheheheeh. But i really do that!! Gak perlu takut tidak bisa mengerjakan pekerjaan baru tersebut, yang penting niat, mau belajar, dan terus berusaha. (Saya pernah bikin pewawancara bingung krn saya melamar untuk posisi yang jauh berbeda dengan background saya). Oh ya, walaupun seperti itu, teteup harus pake perhitungan. Lihat apakah perusahaan menyediakan training dulu atau tidak, kemudian secara keseluruhan apakah kita yakin mampu atau tidak, jangan dulu berbicara detail, yang penting kita yakin dulu.
3. Berbisnis
Mencoba membuat usaha sendiri bisa jadi alternatif daripada diem, ngelamun, ujung-ujungnya stress. Hal ini juga nekat saya lakukan, bermodalkan tidak tahu malu dan yakin, ya sudah…..hajar bleh!!! Memang sampai sekarang profit yang didapat belum kelihatan. Tapi setidaknya saya bisa menyalurkan energi saya dengan sibuk berpikir “Ini barang mau diapain?” Saya akui, saya masih sangat pemula. Malah seringkali jadi rugi karena bingung mau kasih harga berapa. Hahahahahah. Tampak konyol ya? but it fun!! setidaknya saya bisa belajar.
4. Keep positive
Ini yang paling sulit. Mempertahankan pikiran tetap ada di zona positif. Bagaimana bisa positif, lha wong gak ada yang goal aja. Hehehehehe. Manusiawi sekali ya. Tapi coba coba coba terus. Pertahankan pikiran positif bahwa kita pasti dapat pekerjaan. Kita bisa mencari jalan lain untuk mendapatkan penghasilan. Kita bisa mendapatkan uang untuk hidup minimal untuk hari ini, untuk satu minggu ke depan, untuk satu bulan ke depan, dst.
5. Berdo’a
Kalau yang ini pasti teman – teman juga lakukan. Sekeras apapaun kita berusaha, tetap Tuhan yang menentukan. Maka, perbanyak berdo’a. Untuk teman – teman yang muslim, saya dikasih bacaan yang harus sering dibaca oleh guru ngaji saya. Baca Surat Yaasin, Surat Al Wakiah dan Surat Al Hasr 3 ayat terakhir. Insya Allah, minimal jiwa kita lebih tenang.
Sedih, putus asa, manusiawi kita rasakan. Itu juga yang suka saya rasakan. Tapi satu hal yang harus kita ingat. Allah sudah memberikan rejeki bagi masing – masing ciptaannya. Tetap berusaha, dan yakin. Saya yakin, anda akan sukses dengan jalannya masing – masing. Kita saling mendo’akan ya
teh lia…..
katanya resign ya dari imoov….
duh dulu aja pas gua mo resign dihalang-halangi..
kok sekarang teh lia malah cabs…
he3x…
jobless….
kenapa resign ceu…?
ada masalah dikantor?
ask…..
believe…..
and accept……
Hmm… Apa ya?
December 13, 2007 at 12:23 pm
“ujung rimba, karawang utara. puncak menara, bibir samudera. dimana dia? belahan jiwa. yang aku cinta, pergi entah kemana.”